... AHLAN WASAHLAN ....

Friday, July 29, 2011

Have Fun

  Saya tau kenapa si Peter tidak mau meninggalkan Neverland padahal dia sangat mencintai Wendy di Bumi ternyata eh ternyata dia tidak ingin dewasa karena anak kecil dekat dengan keceriaan jauh dari beban, yang ada dipikirannya hanya play and fun, sedangkan orang dewasa tentu sudah terbebani pikiran hidup dan masih banyak lagi hal-hal yang bergelayut dipundaknya menjadi tanggungjawab mereka. Oleh karena persepsi handsome boy Peter  seperti itu maka ia membuat Neverland dimana ia akan terus menjadi seorang anak kecil yang tak pernah dewasa. Sedikitnya terlintas persepsi bocah itu dibenak saya tapi kita bukan di Dunia fiksi Peter pan yang bisa lari dari beban trus mendirikan Neverland. Qadarullah setelah pagi pasti siang trus malam  as human children continue to mature and grow old, just Live and Have Fun, kalau kita selalu berfikir positif pada kehidupan dan tenang menjalaninya hidup ini selalu senang ya g?.

  Saya hanya ingin mengingat masa kecil saja yang memang tidak dipungikri menjadi masa pulun but fun...huhu

siaaapp..kembali ke 7 tahun silam lewat pintu kemana saja punya si Emon...
  Mia adalah nama kecilku yang berperan menjadi adik bungsu, Nia nama kecil kakak sepupuku ( Gina Fitria ) berperan menjadi kakak tengah, Lia nama kecil kakak perempuanku ( Amelia Nur Aeni ), ceritanya kita mempunyai perusahaan besar industri musik, bisnis, dan detectif (haha).Karena orang tua kami selalu berpergian bersama maka kami pun selalu menunggu sambil bermain di sekitar rumah dan mengembangkan " Perusahaan " hayalan kami. Dari industri musik kita memiliki acara musik anak namanya " Klap Klip Klop" Kak Gina dan Kak Lia menjadi host dan saya menjadi bintang tamu atau apalah yang request lagu-lagu gitu...disamping itu kita juga seorang musisi dan merilis 3 buah lagu 2 diantaranya yaitu " Bermain Sepatu Roda " dan " Ditinggal Ayah dan Ibu" ( satunya lupa lagi, sampai sekarang lagu itu masih melekat di memoriku hehe)  lagu2 itu diciptakan beralaskan kondisi2 kita waktu itu, Bermain Sepatu Roda, karena waktu itu kita tengah belajar bermain sepatu roda (saking senangnya kalee ye..), Ditinggal Ayah dan Ibu , karena waktu itu orang tua kita sedang pergi (kemana ya?? lupa) dan kita cuma bertiga dirumah. Selain musisi, dancing pun kita garap tapi lagunya indihe indihe gitu  sampai kemaren ketemu bi Cucu yang pernah bantu dirumah bilang " bibi masih inget dulu neng ade, neng gina sama neng lia nari nari india bibi lagi nyetrika diatas" jhaaaa ternyata ada yang merhatiin juga....
  Nah, klo di bisnis nih kita mengadakan Arisan Parsel orang orangnya dari teman-teman kakakku juga sepupu sepupu, setiap bulan kita belanja ke Swalayan dan membelikan makanan terus dibungkus parsel dan diberikan ke orang yang menang untuk bulan ini, selain itu ada " Bazar Kita "yang pesertanya saya sendiri, Neng intan, Neng tanti, Pasha, dan Bery yang dipanitiai oleh Kak Gina dan Kak Lia yang diselenggarakan setiap hari kamis bertepatan dengan pengajian mingguan keluarga di rumah Kak Gina, orang tua mengaji dibawah kita Pesta dia atas ( hihi astagfirullah maklum..) diisi berbagai lomba dan hadiah-hadiah yang menarik...( lucu banget ^_^ ) ada sertifikatnya juga loh.. saya juara lomba " Gaya "...he
  Wah kalau detektif itu karena diantara kita tidak boleh ada yang berhianat bersekongkol dengan "musuh" ( maklum anak kecil suka musuhan) kita keluarga memang seringnya main dengan sepupu-sepupu saja jadi kalau ada yang bergaul dengan " mereka" tanpa sepengetahuan kita nah....detektif bertindak ditulis di buku kalung kecil yang masing -masing sudah dibagi( komplit deh..he) When Where What Who and Why dan akhirnya jreeeengg,,,,dihakimi  " Minta maap moal sakali sakali deui ampuunn " itu passwordnya (ahahaha)
   Kita juga pernah  ada acara kabur dari rumah, gara gara  Diary kita dibaca sama kakaku A Tedy akhirnya kabur berbekalkan uang sepuluh ribu dengan menggendong tas berisikan masing2 satu helai baju,kami terus menyusuri jalan tiba-tiba "kriiuuukkk krebek.."  suara itu menghentikan langkah cepat kami dan bertransit dipedagang ayam bakar dengan perasaan was was dan mata selalu waspada takut kalau ada yang kenal, " Aman, ayo masuk " wal ahir kita masuk dan ternyata " Ciluk Baa " ada Mang Edi kenalan Babeku, kaget setengah mati dan langsung lari sambil tertawa...setelah itu kita berunding " ih dah ketauan sama mang edi, gimana dong? pulang?" dengan wajah melas, saya menjawa " iya pulang aja udah ketauan.." akhirnya deal.. kita balik haluan dan pulang kerumah masing-masing ( padahal g kuat udah laper alesan dah ketauan mang edi, emang mang edi tau kalau kita kabur? hahaha) .Sampai sekarang pun orangtua tidak pernah tau kalau dulu kita coba kabur dari rumah bahkan..biang kladinya pun tak pernah merasa bersalah dan tidak tau kejadian ini (mungkin dia bersiul saja kali y..la lala la la)...

   Itulah secuil dari kenangan masa kecilku, Alhamdulillah saya memiliki masa kecil yang bahagia dan keluarga yang..FUNNY..cukup dengan saling melirik kita langsung kompak dan bisa menangkap maksud..hihi kenapa y????

Salam sukses selalu untuk kalian semua ^_^

" Puisi Yang Paling Bermakna adalah Keluarga "

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga

   Tentu lirik lagu diatas tidak asing lagi di telinga kita, soudtrack film jaman baheula Keluarga Cemara  bukan hanya lagunya saja yang sangat mengena dihati saya tapi alur cerita yang dibawakan sangat romantis dan harmonis, sampai rela ninggalin ngaji TPA gara-gara pengen nonton film itu ( hehe g tiap hari kok ).
   Alhamdulillah saya mempunyai 4 orang kakak yang slalu menjadi motivator hidup saya dalam urusan sekolah atau belajar dalam memaknai hidup yang sebenar. Berhubung saya anak bungsu hal yang wajar kalau terkadang menjadi bahan pemanfaatan tenaga suruh ini suruh itu atau jadi bahan gojekan berantem sampai lempar2 guling dengan kakak laki2 yang akhirnya terkapar dan menangis karena kepala benjol kena benturan dinding wal akhir mereka juga yang kena jewer mamah (huhu)  tapi setelah itu mereka selalu menatapku tajam  sambil mengepalkan tangan dan suatu saat pasti akan membalas " Taliban bersumpah akan membalas serang AS" itu yang selalu dieksploitasikan A tedy ke kakakku yang lain dan memberi ultimatum " Terima Syarat atau Tidak diajak main selamanya" yang pastinnya saya selalu mengangguk takut dan siap menerima hukuman dari mereka kadang jadi babu 3/4 hari dari ngambilin minum makan beli ini itu, huft.... itulah nasib  seorang adik.
  Saya juga bersyukur diberi orangtua yang sholeh/hah yang mau mendengar kebenaran dan memperbaiki kesalahan karena ketidaktahuan, sangat perhatian, dibalik cerewet2nya itu ada kasih sayang yang begitu besar karena saya tau mereka ingin yang terbaik untuk anak2nya.
  Kini kami sudah dewasa 3 orang sudah berkeluarga tinggal saya dengan kakak perempuan yang masih masa pencarian (hehe), tentunya suasana gojekan berbeda dengan masa lalu, lebih profesional meskipun terkadang berlebihan sampai kena marah mamah pula....:( .Semua sudah memilih jalan hidup masing-masing yang pasti harus menerima konsukwensi dari tugasnya, jauh dari keluarga itu yang sangat berat.! tapi dari situ kami belajar bahwa disni bukan tempat berkumpul yang sebenar nan abadi kita disini harus mencari bekal masing2 dulu agar kita bisa berkumpul lagi ditempat yang lebih megah dan kebahagian yang sempurna. Saya melihat tangis kalian walaupun tak meraung saya melihat susah kalian meskipun tak terucap  saya melihat kalian di hati saya meskipun kalian jauh dimata  saya melihat kerinduan kalian meskipun kalian berusaha untuk tegar, tapi dengan kearifan dan perhatian kalian memberikan pengertian pada orangtua yang menjadi syifa' bagi mereka yang sudah lanjut usia yang selalu mengeluhkan rindu dengan anak-anaknya akhirnya bisa tegar dan kuat jauh dari putus asa walaupun harus tertatih.
   Ketika berkumpul kembali itulah yang menjadi moment yang amat sangat bahagia bagi saya ( apalagi sampai kumpul disyurga ya Allah bagaimana lgi rasa Senang itu?) bisa makan bersama lagi disertai gurauan yang mengundang gelak tawa bercerita mengingat masa lalu saking bahagia selalu berurai airmata, sampai tak mampu digambarkan ataupun dituliskan bagaimana perasaan itu. Setiap anda pasti mempunyai keluarga dan mempunyai kenangan, rasa cinta ,kasih sayang yang mengikat darah daging,  rasa itu sama seperti apa yang anda rasakan ketika berkumpul dengan keluarga anda, sama sama tau kan rasanya?? berarti saya tinggal mengedipkan mata ( Ting ) pasti anda tau maksudnya.
  Ya Allah mudah2an kebahagian itu tak berakhir di dunia sahaja tapi berlanjut kelak di akhirat jadikan kami keluarga rabbani dan keturunan yang sholeh. Amien

Thursday, July 28, 2011

WUJUDKAN MIMPI !!

Rosulullah berpesan " Adapun orang yang termasuk golongan yang bahagia maka ia akan dimudahkan untuk melakukan perbuatan2 yang membawa pada kebahagian, dan begitu pula sebaliknya "
 Inilah pesan Rosulullah pada salah seorang sahabat yang bertanya untuk apa beramal susah payah padahal Allah telah mentakdirkan seseorang termasuk golongan sengsara atau bahagia, Allah menakdirkan kita menjadi ahlu Syurga tapi kalau kita tidak melakukan amal2 untuk mendaptkan syurga mana biasa? Allah menakdirkan seseorang menjadi ahlu neraka tapi orang tersebut selalu melakukan amal2 ahlu syurga, apakah ia akan tetap masuk neraka?tentu tidak...hal itu termasuk pada Taqdir Mu'alaq takdir yang bukan harga mati tapi masih tergantung pada usaha dan ikhtiyah kita. Mau syurga? Usahakanlah semaksimal mungkin amal2 yg bisa menebusnya, mau pintar? Usaha terus bagaimana mengasah otak, mau kaya? usaha mencari uang. Just DO IT!, Allah tidak akan memberi kalau kita tak mencari, sebagaimana Allah telah memberikan kadar rizki kepada setiap manusia tapi kalau kita hanya diam di rumah tak akan kita dapat sepeserpun kalau kita tidak mencarinya.
 Muslimah masa kini harusnya memiliki mimpi yang akan diwujudkan untuk masa depannya.Sebuah target utama untuk memiliki sebuah MASTERPIECE yang akan dipersembahkan bagi kekasihnya di hari kiamat, maka setiap langkah hari ini harus menjadi tahap terencana yang akan mewujudkan mimpi tersebut bukan hanya "Bagaimana nanti" tapi "Nanti gimana", kalau kita mau memaksimalkan potensi diri tentunya dengan cita2 yang mendekatkan pada ketaqwaan dan syurga Allah pasti mudahkan jalannya
"و صدق با الحسنى@فسنيسره لليسرى"
(Qs.Al Lail 5-7)
percayalah kita tak sendiri dalam perjuangan ini Allah yang selalu siap mendengar keluh kesah kita Allah dekat dengan kita, Innallaha ma'al muttaqiin...
"و اذا سا لك عبادى فانى قريب اجيب دعوة الداع اذا دعان"
(Qs.Al BAqoroh 186)
maka jangan takut untuk bermimpi, bercita citalah yang tinggi dan usaha yang maksimal untuk mewujudkannya
mimpi muslimah yang akan mengantarkan pada kejayaan ummat..