إن المنا فقين يخا دعون الله وهو خا دعهم وإذا قامو الى الصلاة قامو كسالى يراون الناس ولا يذكرون الله الا قليلا
" Sesungguhnya orang-orang munafiq itu untuk menipu Allah adalah dengan berpura-pura meemperlihatkan ketaqwaan dan menyembunyikan kekufurn padahal Allah sebaik-baik (balik
) menipu dan Ia akan membalas dengan setimpal. Apabila mereka shalat mereka lakukan dengan rasa malas karena hanya berniatkan riya dan sum'ah dan mereka tidak mengingat Allah dalam shaltnya kecuali hanya sedikit."
Memang sedikit sulit untuk istiqomah dalam khusyu' sepanjang shalat ada saja godaan datang entah itu pikiran kita yang tiba-tiba memikirkan sesuatu atau melamun,walau hanya sepintas hal itu muncul, tetap saja mengurangi kesempurnaan pahala shalat. Ada ulama yang berpendapat bahwa hal tersebut (lalai) menjadikan shalat tidak sah atau batal, tapi ada juga yang berpendapat bahwa hal itu tidak membatalkan shalat melainkan mengurangi porsi pahala shalat kita. Seperti kata orang bijak " Jangan berhenti beramal karena terlanjur berniat buruk tapi , perbaikilah niat dan teruslah beramal!", " Jangan berhenti melakukan shalat karena lalai(melamun) tapi segera sadar dan lanjutkanlah shalat," mungkin korelasinya seperti itu.hehe
Tapi hati-hati jangan sampai shalat isinya hanya melamun to! jasmani melakukan gerakan shalat tapi hati dan fikiran tak berkompromi malah gentayangan kesana kemari.... nah looh introfeksi diri yook...mula dari ikhlas biihdhori niah.Pelajari ilmu mengenai shalat dan keutamaannya maka kita akan melaksanakan rukun islam yang kedua ini jauh dari rasa malas dan berat.
و استعينو بالصبر والصلاة وإنها لكبيرة الا على الخاشعين
" Dan mintalah kepada Allah dengan sabar dan shalat, dan sesungguhnya shalat itu sesuatu yang berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu' "
Karena orang-orang yang khusyu' sudah menyingkap rahasia-rahasia dibalik shalat,merasakan nikmat dan ketenangan berkomunikasi denganNya sehingga dinginnya malam kesatnya mata sejuknya air tak menghalangi dirinya untuk berwudhu dan berdiri menghadapNya mencurahkan segala keluh kesahnya sehingga bercucurlah air mata taubat dan ia terisak memukul dadanya karena kerinduan. Terbesitkah rasa cemburu dihati kita???
Maka bagi mereka shalat bukanlah sekedar kewajiban tapi menjadi kebutuhan dan moment yang paling ditunggu-tunggu, sehingga lunaklah hatinya tergambarkan dari ahlak sebagai bunga diri..
سبحان الله... jika kita sudah menikmati ketenangan dan kehusyuan dalam shalat pastilah beban hidup terasa ringan merasa Allah itu begitu dekat berkomunikasi pun serasa mudah, jika kita sudah mendapatkan ridhoNya kebahagiaan apalagi yang kita cari???
inilah kesuksesan yang sejati dan bukan hanya simbolis!!
No comments:
Post a Comment