Saya tau kenapa si Peter tidak mau meninggalkan Neverland padahal dia sangat mencintai Wendy di Bumi ternyata eh ternyata dia tidak ingin dewasa karena anak kecil dekat dengan keceriaan jauh dari beban, yang ada dipikirannya hanya play and fun, sedangkan orang dewasa tentu sudah terbebani pikiran hidup dan masih banyak lagi hal-hal yang bergelayut dipundaknya menjadi tanggungjawab mereka. Oleh karena persepsi handsome boy Peter seperti itu maka ia membuat Neverland dimana ia akan terus menjadi seorang anak kecil yang tak pernah dewasa. Sedikitnya terlintas persepsi bocah itu dibenak saya tapi kita bukan di Dunia fiksi Peter pan yang bisa lari dari beban trus mendirikan Neverland. Qadarullah setelah pagi pasti siang trus malam as human children continue to mature and grow old, just Live and Have Fun, kalau kita selalu berfikir positif pada kehidupan dan tenang menjalaninya hidup ini selalu senang ya g?.
Saya hanya ingin mengingat masa kecil saja yang memang tidak dipungikri menjadi masa pulun but fun...huhu
siaaapp..kembali ke 7 tahun silam lewat pintu kemana saja punya si Emon...
Mia adalah nama kecilku yang berperan menjadi adik bungsu, Nia nama kecil kakak sepupuku ( Gina Fitria ) berperan menjadi kakak tengah, Lia nama kecil kakak perempuanku ( Amelia Nur Aeni ), ceritanya kita mempunyai perusahaan besar industri musik, bisnis, dan detectif (haha).Karena orang tua kami selalu berpergian bersama maka kami pun selalu menunggu sambil bermain di sekitar rumah dan mengembangkan " Perusahaan " hayalan kami. Dari industri musik kita memiliki acara musik anak namanya " Klap Klip Klop" Kak Gina dan Kak Lia menjadi host dan saya menjadi bintang tamu atau apalah yang request lagu-lagu gitu...disamping itu kita juga seorang musisi dan merilis 3 buah lagu 2 diantaranya yaitu " Bermain Sepatu Roda " dan " Ditinggal Ayah dan Ibu" ( satunya lupa lagi, sampai sekarang lagu itu masih melekat di memoriku hehe) lagu2 itu diciptakan beralaskan kondisi2 kita waktu itu, Bermain Sepatu Roda, karena waktu itu kita tengah belajar bermain sepatu roda (saking senangnya kalee ye..), Ditinggal Ayah dan Ibu , karena waktu itu orang tua kita sedang pergi (kemana ya?? lupa) dan kita cuma bertiga dirumah. Selain musisi, dancing pun kita garap tapi lagunya indihe indihe gitu sampai kemaren ketemu bi Cucu yang pernah bantu dirumah bilang " bibi masih inget dulu neng ade, neng gina sama neng lia nari nari india bibi lagi nyetrika diatas" jhaaaa ternyata ada yang merhatiin juga....
Nah, klo di bisnis nih kita mengadakan Arisan Parsel orang orangnya dari teman-teman kakakku juga sepupu sepupu, setiap bulan kita belanja ke Swalayan dan membelikan makanan terus dibungkus parsel dan diberikan ke orang yang menang untuk bulan ini, selain itu ada " Bazar Kita "yang pesertanya saya sendiri, Neng intan, Neng tanti, Pasha, dan Bery yang dipanitiai oleh Kak Gina dan Kak Lia yang diselenggarakan setiap hari kamis bertepatan dengan pengajian mingguan keluarga di rumah Kak Gina, orang tua mengaji dibawah kita Pesta dia atas ( hihi astagfirullah maklum..) diisi berbagai lomba dan hadiah-hadiah yang menarik...( lucu banget ^_^ ) ada sertifikatnya juga loh.. saya juara lomba " Gaya "...he
Wah kalau detektif itu karena diantara kita tidak boleh ada yang berhianat bersekongkol dengan "musuh" ( maklum anak kecil suka musuhan) kita keluarga memang seringnya main dengan sepupu-sepupu saja jadi kalau ada yang bergaul dengan " mereka" tanpa sepengetahuan kita nah....detektif bertindak ditulis di buku kalung kecil yang masing -masing sudah dibagi( komplit deh..he) When Where What Who and Why dan akhirnya jreeeengg,,,,dihakimi " Minta maap moal sakali sakali deui ampuunn " itu passwordnya (ahahaha)
Kita juga pernah ada acara kabur dari rumah, gara gara Diary kita dibaca sama kakaku A Tedy akhirnya kabur berbekalkan uang sepuluh ribu dengan menggendong tas berisikan masing2 satu helai baju,kami terus menyusuri jalan tiba-tiba "kriiuuukkk krebek.." suara itu menghentikan langkah cepat kami dan bertransit dipedagang ayam bakar dengan perasaan was was dan mata selalu waspada takut kalau ada yang kenal, " Aman, ayo masuk " wal ahir kita masuk dan ternyata " Ciluk Baa " ada Mang Edi kenalan Babeku, kaget setengah mati dan langsung lari sambil tertawa...setelah itu kita berunding " ih dah ketauan sama mang edi, gimana dong? pulang?" dengan wajah melas, saya menjawa " iya pulang aja udah ketauan.." akhirnya deal.. kita balik haluan dan pulang kerumah masing-masing ( padahal g kuat udah laper alesan dah ketauan mang edi, emang mang edi tau kalau kita kabur? hahaha) .Sampai sekarang pun orangtua tidak pernah tau kalau dulu kita coba kabur dari rumah bahkan..biang kladinya pun tak pernah merasa bersalah dan tidak tau kejadian ini (mungkin dia bersiul saja kali y..la lala la la)...
Itulah secuil dari kenangan masa kecilku, Alhamdulillah saya memiliki masa kecil yang bahagia dan keluarga yang..FUNNY..cukup dengan saling melirik kita langsung kompak dan bisa menangkap maksud..hihi kenapa y????
Salam sukses selalu untuk kalian semua ^_^

No comments:
Post a Comment